CFD: Aksi atau Tren?


Car free day, yang lebih dikenal dengan CFD merupakan aksi pembebasan kawasan sepanjang Jalan Ijen dari kendaraan bermotor rutin setiap hari Minggu di Kota Malang. CFD merupakan wadah bagi masyarakat untuk berolahraga, misal bersepeda, jogging, senam, dll. CFD diadakan mulai pukul 06.00 – 11.00 WIB. CFD dimeriahkan pula dengan adanya Pasar Minggu di Jalan Semeru yang menawarkan berbagai macam jajanan, souvenir, dll.
Pasar Minggu dan CFD tidak hanya berpartisipasi dalam aksi lingkungan, tetapi turut menyumbang sampah yang berbanding 1 : 3 gerobak sampah dari hari biasanya. Pada umumnya, pemerintah telah mengerahkan petugas kebersihan Kota Malang untuk menangani masalah persampahan CFD dan Pasar Minggu. Pembersihan kawasan CFD dan Pasar Minggu dilakukan mulai pukul 11.00-13.00 WIB. Namun, dengan waktu yang cukup lama dan petugas kebersihan yang banyak, CFD dan Pasar Minggu belum bersih maksimal. Hal ini disebabkan terlalu banyak sampah yang berserakan tetapi tempat sampah yang tersedia tidak dapat menampung seluruh sampah serta kurangnya partisipasi masyarakat untuk menjaga lingkungan.
Seharusnya, pada aksi lingkungan masyarakat lebih dikenalkan untuk menjaga lingkungan, paling tidak dimulai dari diri sendiri untuk membuang sampah pada tempatnya. Terobosan yang dapat dilakukan adalah mengadakan tempat sampah portable yang khusus digunakan selama CFD dan Pasar Minggu berlangsung saja. Hal ini dilakukan agar sampah lebih banyak tertampung.

Jalan Semeru, Klojen, Kota Malang
Kita dapat mencontoh car free day yang diterapkan di Jalan Ichibangai, Kawagoe, Jepang. Tipe yang dapat kita pelajari dari Jalan Ichibangai yakni Full Mall, yakni ketika seluruh kendaraan tidak diperbolehkan melewati jalan tersebut atau jalan tersebut hanya boleh dilalui oleh pejalan kaki. 
Jalan Ichibangai, Kawagoe, Jepang
 Jalan Ichibangai merupakan jalanan yang benar dilakukan sebagai car free day, tetapi tidak menyumbang sampah walaupun sepanjang jalan tersebut terdapat ruko-ruko penjual.  Jalan Ichibangai sangat bersih karena pemerintah didukung oleh masyarakat setempat untuk menjaga lingkungan. Jalan ini juga dilindungi oleh pemerintah dalam road plan karena Jalan Ichibangai merupakan kawasan bersejarah. Hal ini dapat diterapkan di Jalan Ijen yang juga sebagai kawasan bersejarah di Kota Malang.
Janganlah hanya menjaga lingkungan dari atas atau mengurangi emisi saja, tetapi turut menjaga lingkungan dari bawah, turut menjaga tanah tempat kita berpijak.

Disusun oleh kelompok 4: 

Dhara Kusuma Wardhani       (125060602111003)
Aprilia Dwi Anggraeni           (125060600111006)
Dayyinul Dalili                       (125060600111065)
Fendy Putra Hernawan          (125060600111071)
Harnenti Afni Yakin               (125060607111005)
M. Dzakir Fauza                   (125060607111022)

Dipostkan Oleh: Mahasiswa PWK FT-UB

0 Comments:

Post a Comment





Copyright 2014| Blogger Templates by Hadi Abdurrahman.
Ruang Kota Rumah Kita Mahasiswa Perencana.