RUKO DAN MALANGKU

Malang pada awalnya memiliki semboyan ”Malang Kota Bunga” yang berarti Kota Malang ini dipenuhi dengan bunga-bunga dan ruang terbuka hijau yang sangat banyak. Malang merupakan kota terbesar kedua setelah Surabaya dan Malang masih terus berkembang sampai saat ini sehingga banyak dilakukan pembangunan untuk memenuhi kebutuhan dan mendukung aktivitas di dalam dan di luar kota, misalnya pembangunan yang kini banyak terjadi adalah pembangunan untuk menunjang perekonomian kota dan pendapatan daerah yaitu pembangunan ruko di sepanjang jalan.
Banyaknya pembangunan ruko mengakibatkan beberapa dampak positif dan negatif. Dampak positif dari adanya ruko-ruko tersebut adalah akses yang mudah untuk mendapatkan pelayanan jasa ataupun barang yang dibutuhkan masyarakat serta meningkatnya perekonomian lokal dan juga mendukung pendapatan daerah. Namun, dengan adanya pembangunan yang sangat signifikan dengan peraturan yang masih kurang tegas dan tidak adanya pengendalian yang baik menimbulkan dampak negatif yaitu berkurangnya ruang terbuka hijau dan banyaknya perkerasan terhadap tanah yang dilakukan untuk mempermudah akses perjalanan ataupun untuk lahan parkir akibatnya lahan untuk peresapan air berkurang, tingkat penyerapan air tanah berkurang dan terjadi genangan bahkan banjir. Genangan air sering terjadi di jalan-jalan utama seperti Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Veteran, Jalan Borobudur, Jalan L.A Sucipto, Jalan Gajayana, dan lain-lain.
Ragam bunga dan tanaman yang ada di kota malang semakin berkurang. Penanaman  kelapa sawit atau pohon palem di samping jalan, median jalan dan di taman merupakan program dari Pemerintah Kota untuk memperindah kota tetapi kelapa sawit atau pohon palem merupakan jenis tanaman yang tidak begitu optimal menyerap polusi atau gas karbon dioksida, akibatnya udara di Kota Malang sudah tidak semurni dan sesejuk dulu dan dengan adanya program ini membuat predikat “Kota Bunga” kurang tepat lagi bagi Kota Malang.

Rumah dijual malang: disewakan/dikontrakkan ruko strategis di kota malang (ruko.jpg)




 

 
                                                     




 Gambar 1.1 Macet di Jalan Soekarno Hatta       Gambar 1.2 Ruko di Jalan Borobudur
 sumber: surya                                                                      sumber: surya

http://www.metrotimesonline.com/wp-content/uploads/2012/11/malang-banjir.jpg
 
 







            Gambar 1.3 Banjir di Jalan LA. Sucipto
sumber: metrotimes
Dampak negatif lainnya berpengaruh terhadap lalu lintas diantaranya berkurangnya pedestrian bagi pejalan kaki, bertambahnya parkir on street dan kemacetan karena pembangunan ruko-ruko pada akhir-akhir ini hanya mempertimbangkan faktor ekonomi dan kurang mempertimbangkan luas area parkir dan lebar jalan. Contohnya parkir on street karena ruko tersebut tidak memiliki akses parkir ataupun lahan parkir yang ada kurang memadai. Hal tersebut juga menyebabkan terjadinya kepadatan jalan atau kemacetan.
 Kemacetan tersebut juga dapat mempengaruhi tingkat stress masyarakat yang melewati jalan-jalan tersebut terutama pada jam-jam sibuk. Dampak lain akibat adanya pembangunan ruko di Kota Malang adalah berkurangnya pedestrian atau tempat pejalan kaki. Seharusnya dalam pembangunan ruko juga harus memperhatikan ruang bagi pejalan kaki yang melewati jalan tersebut.  Persebaran Ruko di Kota Malang yang tidak terkendali juga membuat struktur kota menjadi tidak ideal.
Untuk itu perlu adanya ketegasan pemerintah dalam menegakkan hukum yang menyangkut lingkungan antara lain yaitu penyeimbangan kawasan resapan air hujan dan kawasan terbuka hijau khususunya pada pembangunan ruko. Selain itu adalah perlunya melibatkan partisipasi masyarakat dalam proses penyusunan rencana sampai pada pelaksanaannya sehingga tujuan yang dicapai itu sesuai dan mampu menyelesaikan permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat tersebut serta menggunakan peran seluruh komponen masyarakat dalam memelihara dan melindungi kualitas lingkungan hidup yang ada.

Disusun Oleh:
Narisa Maulida
Frans Benotius
Mia Ulfa Januandari
Bayu Andhika
Rizki Pratomo
Dina Hanifasari
Nur Ika





0 Comments:

Post a Comment





Copyright 2014| Blogger Templates by Hadi Abdurrahman.
Ruang Kota Rumah Kita Mahasiswa Perencana.